Diabetes Center Point Primary Care
Diabetes Melitus adalah suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena adanya insulin baik absolute maupun relatif. Insulin adalah hormone yang dilepaskan oleh kelenjar pancreas (terletak di belakang lambung) yang bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang normal dengan cara memasukkan gula ke dalam sel sehingga bias menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi.
Mau tahu lebih jauh tentang Diabetes ?
Diabetes sudah dikenal sejak berabad-abad sebelum masehi. Pada Papyrus Ebers di Mesir ± 1500 SM digambarkan adanya penyakit dengan tanda-tanda banyak kencing (diabera). Tahun 1674 Willis melukiskan urin tersebut seperti digelimangi madu dan gula (mellitus). Diabetes Mellitus (DM) lebih dikenal dengan nama penyakit gula atau kencing manis.
Banyak orang yang masih menganggap penyakit ini merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang hanya timbul karena factor keturunan. Padahal setiap orang dapat mengidap diabetes baik tua maupun muda. Pada tahun 2006 diperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia meningkat tajam menjadi 14 juta orang, dimana baru 50% yang sadar mengidapnya dan diantara mereka baru sekitar 30% yang datang berobat teratur.
Indonesia Rentan Diabetes
Masyarakat Indonesia harus lebih waspada terhadap diabetes sejak dini karena resiko penduduk Indonesia terkena penyakit ini sangat tinggi. Menurut harian kompas, hasil penelitian Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menunjukkan 10-60% penduduk Indonesia beresiko mengalami mutasi DNA mitokondria T16189C.
Jika mengkonsumsi makanan secara berlebihan gen ini menyebabkan kekacauan metabolisme yang berujung pada timbulnya diabetes.
Selain itu menurut dr.Herawati Sudoyo PHd, peneliti dari lembaga Eijkman, prevalensi diabetes terhitung tinggi pada penduduk daerah tropis seperti Indonesia yang menjadi salah satu dari 10 negara terbanyak jumlah pasien dibetesnya di dunia.
Menakutkan bukan !! tapi memang seperti itulah faktanya. Namun jangan khawatir, seperti kata pepatah “Semua penyakit ada obatnya”, begitu juga dengan penyakit ini. Tapi bagaimanakah cara mencegahnya ?
Penyebabnya
Secara singkat, factor-faktor yang mempertinggi risiko diabetes adalah:
A. Kelainan Genetika
Diabetes dapat menurun menurut silsilah keluarga yang mengidap diabetes, karena kelainan gen yang mengakibatkan tubuh tak dapat menghasilkan insulin dengan baik. Selain itu factor resiko lainnya yaitu factor kelebihan berat badan, stress, dan kurang bergerak.
B. Usia
Umumnya manusia mengalami perubahan fisiologi yang secara menurun dengan cepat setelah usia 40 tahun. Diabetes sering muncul setelah seseorang memasuki usia rawan tersebut. Terutama setelah usia 45 tahun dan pada mereka yang berat badannya berlebih sehingga tubuhnya tidak peka terhadap insulin.
C. Gaya Hidup Stress
Stress kronis yang cenderung membuat seseorang mencari makanan yang manis-manis dan berlemak tinggi untuk meningkatkan kadar lemak serotonin otak.
Serotonin ini mempunyai efek penenang sementara untuk meredakan stressnya. Tetapi gula dan lemak itulah yang berbahaya bagi mereka yang beresiko kena diabetes.
D. Pola Makan yang Salah
Kurang gizi atau kelebihan berat badan sama-sama meningkatkan resiko kena diabetes. Kurang gizi (malnutrisi) dapat merusak gangguan kerja insulin (retensi insulin). Kurang gizi dapat terjadi selama kehamilan, masa anak-anak, dan pada usia dewasa akibat diet ketat berlebih. Sedangkan kurang gizi pada janin mungkin terjadi karena ibunya merokok atau mengkonsumsi alcohol selama hamilnya. Sebaliknya obesitas bukan karena makanan yang manis atau kaya lemak, tetapi lebih disebabkan jumlah konsumsi yang terlalu banyak, sehingga cadangan gula darah yang disimpan di dalam tubuh sangat berlebih. Sekitar 80% penderita diabetes tipe II adalah mereka yang tergolong gemuk.
Menderita Diabetes bukanlah akhir dari segalanya
Bagi kita yang mempunyai “bakat” diabetes, tak perlu berkecil hati. Kemingkinan untuk menderita penyakit ini memang lebih besar pada seseorang yang memiliki “bakat” diabetes. Namun bila mau menjaga pola makan, aktif berolahraga dan menjaga berat badan, penyakit ini dapat dihindari.
Diabetes Center Point Garuda Sentra Medika
Diabetes Mellitus (DM) dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang fatal bila tidak segera mendapat penanganan yang tepat. Angka kejadian penyakit ini terus mengalami peningkatan seiring dengan perubahan gaya hidup, terutama jenis makanan yang di konsumsi serta berkurangnya kegiatan jasmani.
Resiko kematian penderita diabetes 4-5 kali lebih besar disbanding non diabetik, dengan penyebab kematian 50% akibat penyakit jantung koroner dan 30% akibat gagal ginjal. Selain kematian DM juga menyebabkan kecacatan, sekitar 30% penderita DM mengalami kebutaan akibat komplikasi retinopati dan 10% harus mengalami amputasi tungkai kaki.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas Garuda Sentra Medika mengembangkan DIABETES CENTER PRYMARY CARE yang dirancang agar para penyandang diabetes mendapatkan pelayanan kesehatan paripurna dengan program edukasi yang memadai dan tentu saja dengan biaya yang terjangkau dengan harapan pelayanan kesehatan yang baik ini dinikmati oleh masyarakat luas.
Tujuan dan Manfaat:
- Mengembangkan pengelolaan pelayanan pasien diabetes secara terpadu
- Meningkatkan kualitas hidup para diabetisi
- Menurunkan anka komplikasi penyakit diabetes
- Pelayanan kepada masyarakat terutama para penyandang diabetes untuk dapat pelayanan kesehatan yang terbaik, terutama dalam hal edukasi dan diselenggarakannya senam diabetes setiap minggu
Fasilitas Layanan :
1. Education Clinic/ Klinik Edukasi
Edukasi adalah pilar pertama penata laksanaa diabetes. Klinik ini menyediakan penyuluhan menyeluruh mengenai diabetes dan memberikan motivasi pada pasien Program edukasi/ seminar untuk para diabetesi, peserta awam dan masyarakat umum akan dilaksanakan secara berkala (setiap bulan) di lobby GSM
2. Foot Clinic
Perawatan kaki diabetes mengingat kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi yang tersering, maka klinik kaki berusaha mencegah sebelum terjadi penyulit dengan cara edukasi tentang komplikasi kaki diabetik
3. Program Senam Diabetes
akan dilaksanakan secara berkala (setiap minggu), program ini dilaksanakan di tempat parkir GSM bagian belakang.
Untuk mendapatkan pelayanan Diabetes Center Point Primary Care, anda dapat menghubungi kami melalui :
Telp. (021) 424 1000 (Hunting) Ext. 6129
Fax. (021) 424 5117
Hotline Service 24 Jam
(021) 424 5854
Contact Person :
Sdri. Nur Araaf | 0859 5989 5025
Sdri. Murniasih | 0813 1015 4992


GMB-Indonesia.com